Tingkatkan Mutu, 72 Dosen IAIN Palopo Ikuti ‘Pekerti' Selama 11 Hari Bersama UNM

Tingkatkan Mutu, 72 Dosen IAIN Palopo Ikuti ‘Pekerti’ Selama 11 Hari Bersama UNM

#KarebaHumas- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional ( Pekerti ) selama 11 hari, Rabu – Sabtu (15-25/12/2021).

Menggandeng pusat layanan Pekerti LP2MP Universitas Negeri Makassar sebagai mitra pelatihan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut MoU antara IAIN Palopo dengan UNM.

Untuk kegiatan Pekerti ini juga telah dilakukan penandatangan MoA antara pihak LPM IAIN Palopo dengan LP2MP UNM pada Jumat (10/12/2021).

Peserta pelatihan Pekerti ini sebanyak 72 orang dari empat Fakultas, terdiri dari dosen tetap PNS dan non-PNS. Kegiatan ini dilaksanakan selama sebelas hari secara daring dan luring yang dipusatkan di Auditorium Mini Fakultas Adab dan Dakwah IAIN Palopo,

Terkhusus, untuk kegiatan luar jaringan, dilaksanakan pada hari ke-11 atau hari terakhir dengan menghadirkan secara langsung 11 orang instruktur dari tim layanan Pekerti UNM ke IAIN Palopo.

Materi dipelajari dosen pada Pekerti sangat beragam. Mulai dari materi berjudul Strategi Kebijakan PT/Pendidikan Berbasis Capaian Pembelajaran (Outcomes Based education/OBE), Teori dan Model Pembelajaran, Motivasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di PT, Moral dan Etika di PT, Keterampilan Dasar Mengajar, Taksonomi Tujuan Instruksional, Desain dan Latihan Instruksional (Penulisan CPMK dan Sub-CPMK), Pengembangan RPS, Pengembangan SAP.

Pengembangan Media dan Bahan Perkuliahan (Media Digital), Pengenalan Blended dan e-Learning, Konsep Dasar Asesmen Pembelajaran, Perencanaan dan Penyusunan Kisi-kisi Tes dan Non-Tes, Pengembangan Media dan Bahan Perkuliahan (Media Digital), Pengenalan Blended dan e-Learning, Konsep Dasar Asesmen Pembelajaran, Praktik Mengajar Mikro, dan Pembimbingan Penulisan Laporan Pekerti.

Pada pembukaan Pekerti, Kepala Pusat Standar Mutu LPM IAIN Palopo sekaligus Ketua Panitia Pekerti, Dr. Firman MPd mengatakan bahwa Pekerti dilaksanakan sebagai upaya pengembangan kompetensi dosen yang harus terus menerus dibina dan dikembangkan. Melalui Pekerti, dosen diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti hasil evaluasi pembelajaran.

Dalam konteks makro, upaya ini menjadi penting dan strategis dalam ranah era persaingan yang semakin ketat, dimana perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi sesuai dengan standar nasional pendidikan atau bahkan melampaui standar nasional. “Melalui kegiatan Pekerti yang diselenggarakan LPM IAIN Palopo tahun 2021 ini diharapkan meningkatnya kompetensi dosen, baik dalam segi pendidikan dan pembelajaran maupun segi instruksional,” kata Firman. Kegiatan ini dibuka langsung Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol M.Ag. Dalam kata sambutannya, Abdul Pirol sangat mengapresiasi kegiatan Pekerti yang dilaksanakan LPM IAIN Palopo ini.

Ia berharap setelah kegiatan Pekerti tersebut para dosen yang mayoritas dosen muda mampu mengimplementasikan meteri-materi yang didapatkan selama proses pelatihan Pekerti berlangsung. Saya sebagai salah seorang peserta merasakan banyak memeroleh ilmu dari kegiatan Pekerti. Bagi saya, menjadi bekal memahami dan mengetahui kebijakan pendidikan pada perguruan tinggi, terkhusus pada teknis penunjang perkuliahan bagi dosen. Saya berharap agar kegiatan Pekerti bisa dilanjutkan pada pelatihan selanjutnya, yakni Applied Approach (AA).(*)

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »