Palopo – Sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo bersama masyarakat sekitar melaksanakan Salat Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah di Masjid Alauddin UIN Palopo di Kampus I Jalan Agatis Kelurahan Balandai Kecamatan Bara, Rabu (27/5/2026).
Pelaksanaannya dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr Munir Yusuf SAg MPd, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr Masruddin A SS MHum, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr Takdir Ishak SH MH MKM.
Dipercaya sebagai imam Salat Iduladha, Muhammad Yahya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo. Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU) UIN Palopo, Dr HM Arsyad Ambo Tuo MAg, bertindak selaku khatib.
Dalam khutbahnya yang bertajuk “Meneguhkan kepatuhan kepada Allah swt melalui ibadah kurban,” Arsyad mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman, Islam, serta kesehatan sehingga dapat menunaikan ibadah Iduladha dengan penuh khidmat.
Ia juga menjelaskan konsep istitha’ah dalam pelaksanaan ibadah haji, yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan finansial, tetapi juga mencakup kesiapan wawasan manasik, kesehatan fisik dan mental, serta kesabaran dalam menanti waktu keberangkatan.
Lagi dijelaskannya, bagi umat Islam yang belum memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji, ibadah kurban menjadi salah satu sarana mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah swt. Melalui keteladanan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as, umat Islam diajak meneladani nilai keikhlasan, ketaatan, kesabaran, dan kepatuhan terhadap perintah Allah swt.
“Allah swt tidak melihat bentuk tubuh atau rupa manusia, tetapi melihat hati dan amal perbuatannya. Dalam ibadah kurban, yang sampai kepada Allah bukanlah daging maupun darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dan keikhlasan dari orang yang berkurban,” jelasnya.
Pada akhir khutbah, Karo Arsyad menyampaikan tiga hikmah utama ibadah kurban, yakni meningkatkan keimanan dan kepatuhan kepada Allah swt, membersihkan diri dari sifat serakah (bahimiyyah), serta menumbuhkan rasa kasih sayang, empati, dan semangat berbagi yang memperkuat ukhuwah antar sesama.
Pelaksanaan Salat Iduladha di masjid kampus ini tampak berlangsung khidmat, dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemudahan bagi seluruh umat Islam dalam menjalankan perintah Allah swt.
.
.
.
.
Penulis: Ahmad Farhan M
Foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis








